terkesan tidak masuk akal memang, namun jika kita melihat asal mula bisnis online. tidak pernah bertemu dengan orangnya, tapi bisa menghasilkan uang hingga ratusan juta per bulan. jadi mungkin saja kan bisnis online akan hancur ?
terus bagaimana itu bisa terjadi dan mengapa bisa terjadi. mari kita kuak satu per satu penyebab kehancuran bisnis online.

pertama kita pahami bahwa dengan bisnis online mengurangi panjang jalur distribusi atau dalam bahasa lain menghilangkan banyak makelar. pihak penjual online bisa langsung bertransaksi dengan pedagang eceran bahkan bisa langsung ke konsumen langsung. pada saat semua pedagang eceran membeli dari online, maka banyak sekali tim marketing yang bisa memperoleh harga murah. pada suatu waktu masing masing tim akan bertarung harga di wilayah yang sama.
dilain sisi, penjual online mulai dipenuhi banyak saingan juga di bisnis online nya. sehingga pedagang eceran memiliki banyak pilihan dan mencari yang paling murah. jika di bisnis konvensional, biaya transportasi menjadi pertimbangan kuantitas dagangan yang dibawa. kalau di bisnis online, pedagang eceran modal cekak maupun pedagang eceran yang banyak modalnya akan memperoleh harga yang sama.

misalkan pedagang eceran modal besar memperoleh harga murah dari penjual online, maka pedagang eceran saingannya akan mencari penjual online yang bisa memberikan harga sama murah tapi tidak perlu mengambil dalam jumlah besar, sehingga tahap pertama pedagang eceran kelas kecil akan menumbangkan pedagang eceran kelas grosir di tiap tiap daerah.
kemudian tahap berikutnya penjual online yang tadi nya hanya melayani grosir, mau tidak mau melayani konsumen yang membeli dalam jumlah kecil. disini perlu kejelian para penjual online. mencari jasa paket yang murah dan cepat sampai ke alamat. karena harga dagangan akan sulit berbeda jauh, demikian juga dengan keuntungan yang susah ditipiskan lagi. sehingga hanya penjual online yang berpengalaman yang akan menang.

banyak yang akhirnya banting stir menjual barang kw dengan harapan akan memperoleh selisih harga dari yang di tawarkan barang asli. namun pada akhirnya konsumen lebih memilih yang asli meskipun mahal daripada bikin kecewa. karena seringnya return barang sehingga stok barang di gudang menumpuk dan menguras modal usaha. pelanggan juga beralih ke penjual online lainnya.
disini tahap terakhir penyaringan bisnis online dan lebih dari 70 % pelaku bisnis online akan tumbang dan tidak dapat bangkit lagi. jika bisnis online mudah dibentuk dan mudah memperoleh keuntungan, maka jangan heran jika mudah pula hancurnya. hipotesa ini tidak asal asalan tapi berdasarkan pengalaman sejak tahun 2007 menjalankan bisnis online di berbagai bidang usaha.

apabila sekarang anda merasa omset menurun dan sepi, maka jangan salahkan ekonomi nasional. karena tidak ada hubungannya dengan ekonomi nasional. tapi karena penjual online naik 50 kali lipat setiap tahunnya, namun pedagang eceran pertumbuhannya tidak menggembirakan karena sudah berperang di masing masing wilayah sejak 2016 hingga kini. sehingga jika muncul pedagang eceran baru satu orang, menggantikan dua orang yang hilang ( satu orang pedagang eceran yang mati suri dan satu orang lagi pedagang eceran yang bangkrut ). satu tumbuh, 2 menghilang.
kemudian apa solusi nya ?
solusi nya adalah bergabung dengan sebuah komunitas yang kokoh dan mampu secara permodalan. posisikan anda sebagai pedagang eceran yang amanah atau penjual online yang ulet. yayasan al fatih nugroho sudah memiliki banyak sekali komunitas yang didalamnya terdapat pedagang eceran dari aceh hingga papua. penjual online di seluruh asia tenggara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar